Jalan Sultan Agung No. 42, Karangklesem, Purwokerto
(0281) 6841836
unupurwokerto@gmail.com

Mahasiswa Teknologi Pangan Perlu Menguasai Software Komputer untuk Meningkatkan Daya Saing di Era Revolusi Industri 4.0

Kuliah Sambil Berwirausaha Di Sini Tempatnya!!!

e-Foodtech Future – Teknologi pangan merupakan suatu bagian dari proses pertanian industri. Proses dari pertanian industri antara lain: budidaya, panen, pasca panen, pengangkutan, pengolahan pangan, pengemasan, penyimpanan, dan sebagainya. Tahap demi tahap menghasilkan produk pangan yang berkualitas memerlukan informasi, baik dari informasi bahan baku, cara pengolahan, maupun cara pengemasan. Setiap sistem yang diterapkan untuk mendapatkan informasi harus menghasilkan suatu bentuk output yang akurat dan lengkap dengan memperhatikan efisiensi waktu serta mudah diakses.

Pada era globalisasi ini, perkembangan teknologi sangat pesat. Dengan berkembangnya zaman, maka kebutuhan akan teknologi pun semakin besar apalagi teknologi informasi dan komunikasi ini dapat memberikan kemudahan yang begitu besarnya dalam segaala bidang, seperti dalam bidang pendidikan, perbankan, industri, pertanian dan sebagainya. Teknologi informasi dan komunikasi ini memerlukan sebuah software yang dapat diakses melalui komputer stand alone maupun berbasis jaringan / terhubung internet, demikian disampaikan oleh Laelatul Qodriyah, Mahasiswi semester 4 pada Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto yang juga Wakil Ketua Department of Media and Information Technology Center, Himitepa (Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan).

Dilanjutkan oleh Lala, demikian Panggila Laelatul Qodriyah, beberapa manfaat software dan aplikasi software dalam bidang teknologi pangan yaitu sebagai berikut:
Software membantu dalam pengawasan numeric maupun pengawasan proses. Pengawasan numeric yaitu pengawasan secara otomatis terhadap posisi dan operasi mesin-mesin yang digunakan. Pengawasan proses yaitu menyediakan otomatisasi dalam operasi proses yang digunakan pada industry yang otomatis proses produksinya mengatur secara otomatis variable-variable yang mempengaruhi proses produksi.
Sebagai sarana penunjang kreatifitas bagi produsen yang ingin membuat desain-desai produk pangan terbaru. Misalnya, membuat desain kemasan yang lebih menarik dengan menggunakan corel draw, canva, dan software lainnya.
Sebagai sarana pemasaran yaitu iklan dan publikasi produk-produk yang diolah. Jika menggunakan luasnya jaringan IT, maka akan lebih mudah memasarkannya. Misalnya, pemasaran produk menggunakan instagram, facebook, twitter, bahkan whatsapp dan software lainnya.
Sebagai media untuk membuat laporan atau dokumen yaitu bisa menggunakan Microsoft office word atau google document.
Software juga dibutuhkan dalam manajemen produksi untuk mengontrol proses produksi dari awal perencanaan hingga proses pengeluaran/penjualan produk. Misalnya, penggunaan Microsoft office excel untuk perhitungan biaya pemasukan dan pengeluaran.
Sebagai sarana untuk menyampaikan informasi terbaru dan menarik, sarana edukasi, pembelajaran, tutorial dan lainnya. Misalnya, website yang khusus membahas tentang pangan.
Software BATAN-Bandung NAA Utility sebagai pemrograman yang membantu pengguna dalam menganalisis secara lengkap suatu data spektrum gamma yang berasal dari system perangkat multi channel analyser (MCA).

Selain yang sudah disebutkan di atas, masih bayak manfaat software dalam bidang teknologi pangan dan banyak sekali macam macam software yang berguna untuk mempermudah pekerjaan dalam bidang teknologi pangan, demikian Lala menambahkan.

Kavadya Syska, S.P., M.Si., Koordinator Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto menjelaskan bahwa Program Studi Teknologi Pangan sangat konsen untuk meningkatkan kemampuan penguasaan software komputer, utama pada aplikasi bisang teknologi pangan. Dalam kurikulum Program Studi Teknologi Pangan, terdapat matakuliah khusus, yaitu Aplikasi Komputasi Pangan. Selain itu, kegiatan Foodtech Series dikembangkan kegiatan-kegiatan pelatihan untuk meningkatkan penguasaan software komputer, salah satunya dalam kegiatan FoodTech Training. Dengan demikian, Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan disiapkan untuk bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

Sumber: wawancara dan studi pustaka
Teknologi Pangan UNU Purwokerto: Kreatif, Inovatif, Luar Biasa
Teknologi Pangan UNU Purwokerto: Developing Creative and Innovative Future

https://pstp.unupurwokerto.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *